Mahasiswa KKNT Kelompok 13 UTM Melakukan Penyuluhan Pemanfaatan Limbah Bonggol Jagung Menjadi Briket




Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Reguler mengadakan pelatihan dan pengelolaan limbah bonggol jagung menjadi briket arang di wilayah Dusun Buker, Desa Karang Anyar, Kecamatan Tambelanagn, Kabupaten Sampang, Jawa Timur (04-01-2024). Kegiatan ini diadakan di rumah bapak Moh. Agus Salim yang juga selaku Sekretaris Desa Karang Anyar dan dihadiri oleh masyarakat setempat.

 




Alvito Eka W. salah satu mahasiswa KKNT UTM didapuk sebagai pemateri untuk menyampaikan pelatihan dan pengelolaan limbah bonggol jagung. Materi yang disampaikan beragam mulai dari pengertian, pemanfaatan bonggol jagung, cara pengolahan, hingga praktik pembuatan briket bonggol jagung.

 

“Kegiatan ini bertujuan untuk memanfaatkan dan meningkatkan peluang usaha dari limbah petani jagung di Dusun Buker. Jagung banyak dibudidayakan oleh masyarakat Buker, tetapi limbahnya tidak banyak yang mengelolanya. Maka dari itu, kami berinisiatif untuk mengadakan penyuluhan pemanfaatan bonggol jagung menjadi sebuah bahan bakar alternatif yaitu briket arang yang nantinya dapat menjadi peluang usaha bagi masyarakat Buker,” jelas Vito.

 




Helmi Reyza Nazary sebagai pamateri juga menyampaikan bawha proses pembuatan briket arang dari limbah jagung sangat sederhana dengan memanfaatkan alat – alat yang mudah didapat. “Dalam pembuatan Briket dari limbah bonggol jagung caranya sangat sederhana, dimulai dari proses pembakaran bonggol jagung kemudian ditumbuk hingga halus, selanjutnya briket yang telah dihaluskan dicampur dengan tepung dengan takaran 2 : 1 dan sedikit diberi air dan dilanjut dengan proses mencetak dengan menggunakan pipa sebagai alat cetaknya.” Jelas Helmi.

 

Terakhir, Ubaidillah selaku Koordinator Desa menyampaikan bahwa limbah bonggol jagung berpotensi sebagai peluang usaha. “Saya berharap dengan adanya pelatihan ini dapat menginspirasi masyarakat Buker untuk memanfaatkan limbah bonggol jagung dan bisa menjadi peluang usaha baru.” Jelas Ubaidillah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar