Mahasiswa Universitas
Trunojoyo Madura yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Reguler mengadakan
pelatihan dan pengelolaan limbah bonggol jagung menjadi briket arang di wilayah
Dusun Buker, Desa Karang Anyar, Kecamatan Tambelanagn, Kabupaten Sampang, Jawa
Timur (04-01-2024). Kegiatan ini diadakan di rumah bapak Moh. Agus Salim yang
juga selaku Sekretaris Desa Karang Anyar dan dihadiri oleh masyarakat setempat.
Alvito Eka W. salah satu
mahasiswa KKNT UTM didapuk sebagai pemateri untuk menyampaikan pelatihan dan
pengelolaan limbah bonggol jagung. Materi yang disampaikan beragam mulai dari
pengertian, pemanfaatan bonggol jagung, cara pengolahan, hingga praktik
pembuatan briket bonggol jagung.
“Kegiatan ini bertujuan
untuk memanfaatkan dan meningkatkan peluang usaha dari limbah petani
jagung di Dusun Buker. Jagung banyak dibudidayakan oleh masyarakat Buker,
tetapi limbahnya tidak banyak yang mengelolanya. Maka dari itu, kami
berinisiatif untuk mengadakan penyuluhan pemanfaatan bonggol jagung menjadi
sebuah bahan bakar alternatif yaitu briket arang yang nantinya dapat menjadi
peluang usaha bagi masyarakat Buker,” jelas Vito.
Helmi Reyza Nazary sebagai
pamateri juga menyampaikan bawha proses pembuatan briket arang dari limbah
jagung sangat sederhana dengan memanfaatkan alat – alat yang mudah didapat. “Dalam
pembuatan Briket dari limbah bonggol jagung caranya sangat sederhana, dimulai
dari proses pembakaran bonggol jagung kemudian ditumbuk hingga halus,
selanjutnya briket yang telah dihaluskan dicampur dengan tepung dengan takaran
2 : 1 dan sedikit diberi air dan dilanjut dengan proses mencetak dengan
menggunakan pipa sebagai alat cetaknya.” Jelas Helmi.
Terakhir, Ubaidillah selaku
Koordinator Desa menyampaikan bahwa limbah bonggol jagung berpotensi sebagai
peluang usaha. “Saya berharap dengan adanya pelatihan ini dapat menginspirasi
masyarakat Buker untuk memanfaatkan limbah bonggol jagung dan bisa menjadi
peluang usaha baru.” Jelas Ubaidillah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar